Agen Bola Terbaik JituBet.com | Ferguson Masih Mengontrol Manchester United | Serba Maya

Togel Online Agen Bola Agen Bola Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Top Live Score dan Prediksi Online Live Togel Agen Judi Bola SBOBET Casino & Taruhan bola Online
Texas Poker Uang Asli Golbet88 - Agen Bandar Betting Bola Online

Agen Bola Terbaik JituBet.com | Ferguson Masih Mengontrol Manchester United

Poker Online Poker Online

Agen Bola Terbaik JituBet.com | Ferguson Masih Mengontrol Manchester United – Roy Keane, bekas gelandang Agen Bola Terbaik JituBet.com Manchester United mengatakan, Sir Alex Ferguson masih mencoba mengontrol Setan Merah dari balik layar.

Roy-Keane

Menurut Keane, Fergie, sapaan Ferguson, memiliki ‘ego besar’ dan masih berusaha mengerahkan pengaruhnya di Agen Bola Manchester United sebagai direktur.

“Dua kata yang ia bicarakan kepada saya beberapa kali, adalah tentang kontrol dan kekuasaan. Begitulah ia bekerja. Kita bisa lihat sekarang, meskipun ia bukan seorang manajer, saya tidak berpikir ia akan pernah meninggalkan MU,” papar Keane. dikutip Tribunnews.com dari Daily Star, Selasa (10/12/2013).

“Saya kira, ada ego besar yang terlibat dalam hal ini. Anda memiliki kekuasaan dan kontrol atas orang-orang, dan Anda mencoba menguasai mereka, bahkan ketika Anda tidak bekerja dengan mereka lagi,” sindirnya.

Keane bahkan tidak menganggap Fergie sebagai manajer Agen Bola Terbaik yang pernah bekerja sama dengannya. Menurut Keane, pelatih terbaik adalah Brian Clough.

Pria asal Irlandia berumur 42 tahun juga mengungkapkan, bahwa dia tak ada hubungan apa-apa dengan Fergie. Satu hal lagi, Keane baru menonton MU bertanding, setelah ia pensiun.

Keane kehilangan rasa hormat kepada Ferguson, setelah ia dipecat pada 2005, karena Ferguson menganggap Keane merongrong kekuasaannya.

“Saya tidak pernah merasa satu detik pun, bahwa saya lebih penting daripada manajer. Itu mutlak omong kosong,” tegasnya.

(tribunnews.com/superball)

Share this post:

Recent Posts