Agen Bola Online BetFair77.com | Tristan Alif Belajar dari Youtube | Serba Maya

Togel Online Agen Bola Agen Bola Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Top Live Score dan Prediksi Online Live Togel Agen Judi Bola SBOBET Casino & Taruhan bola Online
Texas Poker Uang Asli Golbet88 - Agen Bandar Betting Bola Online

Agen Bola Online BetFair77.com | Tristan Alif Belajar dari Youtube

Poker Online Poker Online

Agen Bola Online BetFair77.com | Tristan Alif Belajar dari Youtube – Belajar dari You Tube dan terkenal oleh You Tube. Ungkapan Agen Bola Online BetFair77.com itu tepat dialamatkan kepada Tristan Alif Naufal yang disebut-sebut sebagai Lionel Messi-nya Indonesia.

tristan-alif-naufal

Sejak usia 4 tahun, Alif sudah tertarik kepada sepak bola dan sering menyaksikan tayangan Agen Bola di layar kaca. Karena tayangan pertandingan sepak bola Eropa seringkali ditayangkan pada larut malam, Irma sempat melarang Alif untuk menyaksikan pertandingan sepak bola. Sebagai gantinya, Irma menyarankan Alif untuk menonton via You Tube.

“Dari You Tube aku belajar bagaimana teknik-teknik pesepakbola kelas dunia. Aku kemudian mencoba di lapangan ketika bermain sepak bola,” ujar Alif kepada Tribunnews.com.

Alif meminta kepada orang tuanya untuk dimasukkan ke sekolah sepak bola ketika berusia 5 tahun. Namun karena rata-rata SSB hanya menerima anak-anak berusia 6 tahun ke atas, hal itu baru direalisasikan setahun berselang. Alif kemudian bergabung dengan SSI Arsenal.

“Sewaktu di SSI Arsenal ada orang tua murid yang tertarik kepada bakat Alif. Dia kemudian menawarkan untuk membiayai biaya sekolah Alif di SSI Arsenal,” tutur Irma Lansano, ibunya.

Sewaktu berlatih Agen Bola Online di SSI Arsenal yang hanya dua kali seminggu tidak cukup untuk membuat Alif puas. Alif kemudian meminta kepada orang tuanya untuk memasukkan dia ke SSB Liverpool. Alif kemudian tercatat sebagai murid di kedua SSB tersebut. Bergabung di dua SSB membuat jadwal berlatih Alif menjadi 5 kali dalam seminggu.

(tribunnews)

Share this post:

Recent Posts